FIELD NOTE
(Catatan Lapangan)
Nama subyek penelitian : Sugeng dkk.(Catatan Lapangan)
Umur : 20-28 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Surabaya
Hari/ tanggal : Kamis, 23 Oktober 2008
Waktu : 15.30-16.30
Jabatan : Anggota LSM Tunas Hijau
Catatan : Reflektif
Pada siang hari para peneliti menuju ke base camp LSM Tunas hijau, ini merupakan kedatangan pertama kali ke base camp tunas hijau setelah peneliti menghubungi salah satu anggota tunas hijau melalui telepon. Pada saat mencari base campnya, peneliti melihat sebuah rumah yang bercat hijau, banyak gambar-gambar tentang penghijauan, terdapat poster artis yang menyemponsori tunas hijau dan di depan rumah tersebut penuh dengan tanaman-tanaman bunga dan tanaman-tanaman yang lain. Dari ciri-ciri rumah tersebut, dari luar sudah terlihat bahwa itu adalah base camp laskar hijau, sehingga peneliti pun langsung menghampiri rumah tersebut dan ada seorang pemuda di dalamnya.
Sehingga peneliti pun bertanya apakah benar itu base camp LSM tunas hijau. Ternyata memang benar seperti dugaan peneliti bahwa itu adalah base camp LSM tunas hijau. Akhirnya peneliti dipersilahkan masuk. Peneliti pun masuk ke dalam dan melihat keadaan dalam base camp tunas hijau yang bercat hijau juga. Di sana terdapat banyak tempelan-tempelan di dinding, ada yang berupa penghargaan-penghargaan dari beberapa instansi, ada yang berupa logo tunas hijau, ada yang berupa poster, dan terdapat ular tangga yang cukup besar di atap.
Tidak lama kemudian ada empat pemuda muncul menemui peneliti. Mereka berpakaian santai memakai kaos, ada yang memakai celana panjang jeans dan ada yang memakai celana pendek. Mereka menemui peneliti dengan ramah. Ternyata keempat pemuda itu adalah para anggota tunas hijau, dan keempat pemuda itu juga tinggal di basecamp tunas hijau tersebut. Mereka duduk di lantai begitu juga peneliti, karena di sana tidak ada kursinya. Peneliti pun mengenalkan diri bahwa peneliti berasal dari unesa dan segera menceritakan tentang maksud kedatangannya ke sana, yaitu meminta izin kepada tunas hijau untuk diteliti sebagai kajian mata kuliah gerakan sosial. Mereka pun mengizinkannya dengan tangan terbuka dan mereka menceritakan profilnya masing-masing. Satu diantara mereka masih sekolah kelas 3 SMA dan yang lainnya sudah tidak sekolah, ada yang lulusan kuliah dan ada juga yang lulusan STM. Dan di belakang ada satu pemuda lagi yang sedang berhadapan dengan komputer, dia adalah bagian desain grafis tunas hijau.
Mereka bercerita bahwa jika sedang tidak ada kegiatan, di base camp hanya santai-santai. Dan saat peneliti bertanya tentang anggota tunas hijau, mereka menceritakan bahwa anggota tunas hijau sangat banyak, tidak hanya orang-orang yang berada di sana saat itu saja. Namun tidak ada pengkaderan khusus untuk anggota tunas hijau, sehingga untuk anggota tunas hijau pun tidak ada iktan yang mengikat. Mereka secara suka rela untuk menjadi anggota tunas hijau, dan anggotanya banyak yang dari pramuka. Anggotanya pun juga ada yang dari mahasiswa UNESA yaitu mahasiswa dari fakultas bahasa.
Mereka pun kemudian menceritakan tentang kegiatan-kegiatan tunas hijau. Mereka bercerita bahwa kegiatan tunas hijau sangat banyak, ada pendampingan ke sekolah-sekolah dan ada pula yang langsung turun ke jalan. Untuk sementara ini ada 40 sekolah yang didampingi, mulai dari sd, smp, dan sma. Untuk pendampingan ke sekolah ini, setiap seminggu sekali para anggota tunas hijau datang ke sekolah tersebut untuk memberi penyuluhan dan mengajak praktik langsung misalnya membimbing mebuang sampah pada tempatnya serta menanam penghijauan di sekolah mereka. Para anggota tunas hijau pun mengajak para peneliti untuk ikut melakukan pendampingan langsung ke SMP 25 Simo pada tanggal 30 Oktober 2008 ini.
Sedangkan untuk turun langsung misalnya adalah menanam pohon di jalan-jalan misalnya kegiatannya yang dilakukan di pacet pada tanggal 25 oktober 2008. Mereka juga membuat komik-komik tentang kesadaran lingkungan serta membuat ular tangga yang mereka rancang dan mereka buat sendiri untuk dibagikan ke anak-anak secara gratis. Para peneliti pun akhirnya dipertontonkan komik-komik mereka dan para peneliti juga diberi komik tersebut secara gratis. Kegiatan-kegiatan lsm tunas hijau ini didukung oleh pemerintah dan banyak melakukan kerjasama dengan instansi-instansi tertentu. Mereka pun banyak mendapatkan penghargaan-penghargaan.
Saat peneliti bertanya adakah tokoh-tokoh tertentu yang dijadikan sebagi teladan tentang kesadaran lingkungan oleh tunas hijau, mereka pun menjelaskan bahwa tidak ada tokoh-tokoh khusus yang dijadikan panutan atau teladan mereka. Semua itu berdiri dan berjalan atas kesadaran mereka pribadi. Peneliti pun bertanya mengenai adakah AD ART dalam LSM tunas hijau tersebut, dan mereka pun menjelaskan bahwa AD ART sebenarnya ada, namun mereka sekarang tidak tau pastinya di mana, kemungkinannya adalah ditumpukan di dalam kardus, karena mereka tidak pernah menggunakannya.
Selama pembicaraan selalu didampingi dengan tawaan-taewaan kecil. setelah panjang lebar berbincang-bincang dengan anggota tunas hijau, peneliti pun undur diri, dan antara peneliti dan anggota tunas hijau pun sudah semakin akrab dan saling tukar nomer telepon.
Penampilan luar Base camp Tunas hijau yang sudah bisa digambarkan dari luar.
Peneliti
Evi, Umi, Dewiz dan Katon
4 komentar:
nama : Heri Saputro / 064564024
Herisos_unesa@yahoo.co.uk
komentar saya, yaitu: dalam laporan penelitian kelompok saudara tehnik pengumpulan datanya yaitu partisipan observed. tenik itu saudara pilih untuk memperoleh kompleksitas data, tetapi mengapa dalam field note anda kebanyakan hanya memaparkan data berupa kondisi tempat wawan cara dan data yang di peroleh kelompok saudara itu berupa hasil wawancara. pertanyaan saya dimana dan bagaimana bentuk hasil partisipasi kelompok saudara pada LSM tunas Hijau.
riza anugrah s. / 064564006
Fieldnote anda koq cuma dikit!!?? padahal di fieldnote ini ada 4 atau lebih subjek yang anda wawancarai. Kemudian tidak ada percakapan atau kutipan yang dibicarakan oleh subjek penelitian anda. yang ada justru penjabaran secara garis besar aja (maksudnya omongannya langsung)!? Kemudian jika dikaitkan dg laporan anda, darimana data2 yang anda ungkapkan, dari fieldnote kah?, apakah data2 di fieldnote ini anda pakai sebagai pertimbangan untuk dianalisis dengan teori sosiologi?
Matur suwun...
Solichah / 06454006
Temen, di dalam fieldnote kalian, kok gk da reflektifnya? Hal itu perlu guna mengetahui data2 yang didalamnya mudah dimengerti dan diketahui. lalu dari siapa anda mendapat informasi tentang Tunas hijau ini? apa yang menyebabkan kalian tertarik dengan gerakan Tunas Hijau ini?
Jika saya lihat, fieldnotenya dah tersusun baik dan jelas.
atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya...
hhheeello
my name Handy setyo prayoga...
My no reg 064564216
salam gerakan,
di dalam fieldnote anda,,data apa yang paling menarik terhadap LSM tunas hijau,,,terus klo boleh tau dimana yaw sekretariat tunas hijau,,dan struktur gerakan lsm tunas hijau organisasi tersebut apa!!,,maksudnya pendirinya,,wakilnya,,bendaharanya,,sekretarisnya,,dan apa apa..hehehe,..
terus sejarahnya tunas hijau tu apa yaw...koq saya tadi gak nglihat...koq di namain tunas hijau!!!bukan tunas kelapa,,heheheh...bercanda pren!!!
terimah kasih kawan-kawanq
semoga tambah sehat aza!!!
salam gerakan,,,
klo kurang jelas!!
temui saya...
key...
Posting Komentar